OPERATOR (C++ dan contoh Program Code Blocks)

     Operator merupakan simbol/karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk  melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain. Operator mempunyai sifat sebagai berikut :

SIFAT-SIFAT OPERATOR

  1. UNARY

Sifat UNARY pada operator adalah hanya melibatkan sebuah operand pada suatu operasi aritmatik.

  1. BINARY

Sifat BINARY pada operator adalah melibatkan dua buah operand pada suatu operasi aritmatik.

  1. TERNARY

Sifat TERNARY pada operator adalah  melibatkan tiga buah operand pada

suatu operasi aritmatik.

Operator juga memiliki jenis-jenis, yaitu :

1. Operator aritmatika
Operator yang berfungsi untuk perhitungan matematika seperti pembagian,perkalian, penambahan, pengurangan berikut adalah tabel dari operator aritmatika

Operator Deskripsi Contoh Penggunaan(A=10,B=20)
+ Menambahkan dua operan A+B = 30
untuk operasi aritmatika pengurangan B-A=10
* untuk operasi aritmatika perkalian A*B=30
/ untuk operasi aritmatika pembagian B/A=0
% Modulus Operator dan sisa setelah pembagian integer B%A=0 (sisa bagi pembagian antara 20 / 10 = 0)

2. Operator relasional
Operator relasional merupakan sebuah operator yang bernilai true dan false. Untuk mengevaluasi antara 2 ekspresi, dapat digunakan operator Relasional. Hasil dari operator ini adalah nilai bool yaitu hanya berupa  true atau false, atau dapat juga dalam nilai int, 0 untuk mereprensentasikan “false” dan 1 untuk merepresentasikan “true”.

Operator Deskripsi Contoh Penggunaan(A=15,B=12)
== digunakan untuk memeriksa apakah kedua nilai atau tidak. jika sama maka kedua kondisi benar (A==B) false atau (0)
!= digunakan untuk memerika apakah kedua sama atau tidak. jika tidak sama maka kedua kondisi benar (A!=B) true atau (1)
> Memeriksa apakah nilai operan kiri lebih besar dari nilai operan kanan, jika ya maka kondisi menjadi benar. (A>B) true atau(1)
< Memeriksa apakah nilai operan kiri kurang dari nilai operan kanan, jika ya maka kondisi menjadi benar. (A<B) false atau (0)
>= Memeriksa apakah nilai operan kiri lebih besar dari atau sama dengan nilai operan kanan, jika ya maka kondisi menjadi benar. (A>=B) true atau (1)
<= Memeriksa apakah nilai operan kiri kurang dari atau sama dengan nilai operan kanan, jika ya maka kondisi menjadi benar. (A<=B) false atau (0)

4. Operator Bitwase
Operator Bitwise memodifikasi variabel menurut bit yang merepresentasikan nilai yang disimpan, atau dengan kata lain dalam representasi binary.

Operator Deskripsi
& Logika AND
| LOGIKA OR
^ XOR
~ NOT
<< SIFT LEFT(SHL)
>> SIFT RIGHT(SHR)

5. Assigment operator(operator penugasan)
Operator assigment(operator penugasan) di tandai dengan tanda(“=”)

Operator Deskripsi
= operator penugasan seerhana, untuk menetapkan nilai ari sisi operan kanan ke operan kiri
+= tambahkan AND operator penugasan,menambahkan operan yang benar untuk operan kiri dan menetapkan hasil untuk operan kiri
-= kurangi AND operator penugasan, itu mengurangi operan kanan dari operan kri dan menetapkan hasil untuk operan kiri
*= kalikan AND operator penugasan, mengalihkan operan kanan dengan operan kiri dan menetapkan hasil untuk operan kiri
/= Bagikan AND operator penugasan, membagi operan kiri dengan operan kanan dan menetapkan hasil untuk operan kiri
%= Modulus AND operator penugasan, sisa bagi dengan menggunakan dua operan dan menetapkan hasil untuk operan kiri
<<= shift kiri AND operator penugasan
>>= shift kanan AND operator penugasan
&= Bitwise AND operator penugasan
^= bitwise XOR dan operator penugasan
|= bitwise inclusive OR dan operator penugasan

6. Operator  Precedence
Operator  Precedence operator yang didahulukan menentukan pengelompokan istilah dalam ekspresi. misal ada perintah perkalian dan penjumlahan maka akan didahulukan yang perkalian

Kategori Operator Associativity
Postfix () [] -> . ++ – – kiri ke kanan
Unary + – ! ~ ++ – – (type)* & sizeof kanan ke kiri
Multiplicative * / % kiri ke kanan
Additive + – kiri ke kanan
Shift << >> kiri ke kanan
Relational < <= > >= kiri ke kanan
Equality == != kiri ke kanan
Bitwise AND & kiri ke kanan
Bitwise XOR ^ kiri ke kanan
Bitwise OR | kiri ke kanan
Logical AND && kiri ke kanan
Logical OR || kiri ke kanan
Conditional(kondisi) ?: kanan ke kiri
Assignment(penugasan) = += -= *= /= %=>>= <<= &= ^= |= kanan ke kiri
Comma(koma) , kiri ke kanan

7. Operator misc

Operator Description
sizeof size of operator digunakan untuk mengetahui ukuran dari memori
Condition ? X : Y operator kondisi Jika Kondisi ini benar? maka kembali nilai X: jika nilai Y
, Nilai seluruh ekspresi koma adalah nilai ekspresi terakhir dari daftar dipisahkan koma
. (dot) and -> (arrow) digunakan untuk individual members of classes, structures, and unions.
Cast digunakan untuk mengkonversi type data
& pointer & digunakan untuk mengembalikan alamat dari variabel
* opinter * digunakan untuk mengetahui alamat memori

Contoh Latihan Program CB

Latihan 1

Contoh Script :

3.1

Dan Hasil Output :

3.1.1

Latihan 2

Contoh Scriptnya :

3.2

Hasil Outputnya :

3.2.2

Latihan 3 A

Contoh Scriptnya :

3.3

Hasil Outputnya :

3.3.3

Latihan 3 B

Contoh Scriptnya :

3.4

Hasil Outputnya :

3.4.4

Latihan 4

Contoh Scriptnya :

3.5.5

Hasil Outputnya :3.5

Latihan 5

Contoh Scriptnya :

3.6

Hasil Outputnya :

3.6.6

Latihan 6

Contoh Scriptnya :

3.7

Hasil Outputnya :

3.7.7

Itulah script dan hasil dari program/outputnya .

Semoga Bermanfaat .

 

Referensi :

PPT 3 dan

http://phplancar.blogspot.co.id/2016/03/pengertian-dan-jenis-operator-dalam-cplus.html.

One thought on “OPERATOR (C++ dan contoh Program Code Blocks)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s